brown canyon

Brown Canyon Semarang

Brown Canyon Semarang, Wisata Alam Semarang yang Mirip dengan Grand Canyon AS

 

Kawasan Semarang memang tak pernah berhenti dalam menghadirkan sederet pesona wisata yang indah. Salah satu wisata Semarang selain sam poo kong yang patut untuk wisatawan kunjungi adalah Brown Canyon. Mau tahu informasi lengkap seputar wisata viral ini? Simak selengkapnya ya!

Mengenal Wisata Brown Canyon Semarang

Travel semarang jakarta jalur wisata Brown atau Grand Canyon merupakan sebutan untuk suatu kawasan bekas pertambangan yang terdiri dari deretan tebing batu berwarna kecoklatan. 

Dahulu, asal usul Brown Canyon Semarang adalah sebuah lokasi pertambangan lokal yang beroperasi selama kurang lebih 10 tahun. Masyarakat maupun pihak pemerintah setempat memanfaatkan kawasan tambang tersebut untuk mengambil sumber daya pasir dan batu.

Semakin lama, lokasi tersebut telah mengalami perubahan bentuk akibat aktivitas tambang yang dilakukan secara terus menerus. 

Namun uniknya, bekas lokasi tambang tersebut malah menunjukkan kenampakan alam yang indah layaknya Grand Canyon yang ada di Amerika Serikat. Oleh sebab itu pulalah lokasi tersebut juga dinamai dengan miniatur Grand Canyon AS yang keberadaan terbilang cukup populer.

Saking indah dan populernya, kawasan ini juga kerap didatangi oleh para pengunjung untuk keperluan foto maupun rekreasi singkat. 

Daya Tarik Wisata 

Meskipun lokasi tersebut merupakan kawasan bekas pertambangan, Brown Canyon Demak tetap memiliki banyak ragam daya tarik dengan armada honda mobilio yang bisa mengantar Anda dan nikmati selama bertandang di objek wisata tersebut. Beberapa jenis daya tarik tersebut antara lain:

  • Keindahan Tebing Batu yang Tampak Alami

Secara teknis, lokasi wisata ini memang masih dikatakan sebagai area bekas pertambangan. Namun kenyataannya, keberadaan tebing batu tersebut telah melalui proses pembentukan secara alami dan ‘terbantu’ dengan aktivitas galian yang dilakukan oleh para penambang.

Sewa mobil semarang terpilih untuk meyakini perjalanan. bisa dikatakan bahwa tebing batu yang ada di lokasi wisata tersebut tergolong sebagai kenampakan alam yang indah yang tampak alami. 

Dahulu, area tersebut masih dianggap sebagai kawasan perbukitan dan tebing-tebing biasa yang terletak di sekitar daerah Rowosari, Kecamatan Tembalang. 

Lama kelamaan, banyak masyarakat mulai mengunjungi kawasan perbukitan tersebut hingga akhirnya menyadari bahwa bentuk tebing-tebing disana memang tampak unik.

  • Lokasi Wisata Viral

Oleh karena bentuk tebing yang sangat fenomenal dan identik dengan Grand Canyon di AS, tempat wisata di Semarang ini pernah viral di kancah dunia maya dan banyak diperbincangkan oleh warganet-warganet media sosial.

Tak hanya itu, kawasan wisata ini juga pernah lho diliput di salah satu stasiun televisi Indonesia. Maka tak heran jika area bekas penambangan tersebut menjadi sangat populer sebagai salah satu tempat wisata unik di wilayah Semarang dan sekitarnya.

  • Kolam Alami

Selain tebing dan area perbukitan, kawasan wisata tersebut juga memiliki jenis daya tarik yang lain yaitu kolam alami. Kolam alami ini mempunyai bentuk tepian yang panjang dan terletak di tengah-tengah areal pasir dan batu-batuan.

Pada kenyataannya, kolam ini terbentuk secara alami tanpa melibatkan campur tangan manusia. Saat musim penghujan, air hujan biasanya akan mengisi ceruk besar dari celah-celah tebing hingga akhirnya jadilah sebuah kolam alami dengan warna air kehijauan.

Selain itu, kolam alami ini juga sering dikerumuni oleh para wisatawan karena dianggap sebagai salah satu penyejuk mata setelah bosan memandangi sekumpulan pasir dan batuan cokelat.

  • Spot Foto Estetik

Jika Anda tertarik mengambil foto diri bertema wisata adventure, miniatur Grand Canyon ini bisa jadi lokasi yang tepat untuk memperoleh background foto yang estetik dan realistik.

Untuk bisa bergaya di depan tebing batu langka, Anda tak perlu lagi susah payah melakukan edit background foto dengan aplikasi editor ataupun terbang ke Amerika Serikat. 

Anggap saja, tempat wisata Semarang ini bisa jadi sebuah permulaan yang indah sebelum menginjakkan kaki di Grand Canyon asli.

Adapun, spot foto favorit para pengunjung di tempat wisata ini adalah bagian tengah-tengah diantara dua tebing batu tinggi. Jika Anda melakukan proses pengambilan gambar dengan benar dan angle yang tepat, maka hasil fotonya pun akan sangat cantik dan menakjubkan.

Selain dua tebing batu tinggi, ada pula spot foto lain yang sering dirujuk oleh para wisatawan yakni tebing besar tunggal, batu-batu besar, hamparan area kering yang luas, dan masih banyak lagi. Tak jarang, lokasi wisata ini juga kerap dijadikan spot foto pre-wedding bagi para calon pengantin.

Fasilitas Tempat Wisata

Meski tergolong sebagai tempat wisata saloka theme park, miniatur Brown Canyon tersebut sama sekali tidak menyediakan fasilitas-fasilitas umum layaknya objek-objek wisata pada umumnya. Hal ini karena miniatur Grand Canyon ini belum mendapat pengakuan dari pihak terkait sebagai objek wisata resmi.

Sampai saat ini, tempat tersebut masih dikenal sebagai area pertambangan pasir dan batuan yang masih aktif beroperasi. Maka dari itu, Anda perlu memakai pakaian tertutup beserta masker penutup wajah untuk mencegah debu-debu yang beterbangan mengenai tubuh Anda.

Jam Operasional Wisata 

Secara umum, lokasi tambang pasir dan batu padas ini tidak mempunyai aturan jam buka resmi yang berlaku. Pada dasarnya, para pengunjung dapat berkunjung di jam-jam bebas sesuai kelonggaran waktu yang dimilikinya.

Sebaiknya Anda dapat mampir ke miniatur Grand Canyon ini pada saat pagi,  sore, atau setelah aktivitas pertambangannya selesai. 

Hindari berkunjung pada jam-jam siang hari karena lokasi tersebut masih sering dilalui truk-truk tambang sehingga menimbulkan suara bising, debu, dan hawa-hawa terik. 

Berdasarkan laporan dari katadata.co.id, wisatawan hanya diizinkan mengunjungi objek wisata ini saat akhir pekan, lebih tepatnya jika tidak ada kegiatan penambangan.

Harga Tiket Masuk Brown Canyon

Sebagaimana Anda ketahui bahwa miniatur Grand Canyon ini belum menjadi tempat wisata resmi dan diakui oleh pihak setempat. Oleh karenanya, belum ada aturan yang menetapkan harga tiket masuk wisata yang diberlakukan bagi setiap pengunjung yang berdatangan.

Bisa dibilang, Anda dapat mengunjungi objek wisata tersebut secara gratis tanpa dipungut biaya apapun. Namun kemungkinan, Anda akan dimintai biaya pungutan yang diberlakukan oleh warga-warga sekitar.

Lokasi dan Rute Perjalanan 

Miniatur Grand Canyon ini terletak di kawasan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Semarang atau di sebelah selatan kantor stasiun TVRI (Televisi Republik Indonesia) Jawa Tengah. 

Untuk bisa mencapai lokasi wisata tersebut, alangkah baiknya jika Anda menggunakan jenis kendaraan yang aman untuk melintasi area bebatuan seperti motor maupun mobil tipe SUV (Sport Utility Vehicle).

Jika Anda berada di kawasan Simpang Lima, Batang, dan Kendal, Anda dapat menggunakan rute perjalanan menuju Brown Canyon melewati pertigaan Pasar Kambing, Mrican kemudian sampai di daerah Kedungmundu.

Ikuti rute tersebut sampai Anda tiba di pertigaan Sambiroto. Sampai di pertigaan, silahkan ambil jalur Jalan Elang dan jalan terus sampai tiba di perempatan Pasar Meteseh. Selanjutnya, ambil belok ke kiri dan jalan terus sampai tiba di lokasi wisatanya.

Jika Anda masih bingung dengan rute perjalanan ke Brown Canyon, Anda bisa menggunakan bantuan aplikasi Google Maps untuk menuntun perjalanan Anda. Jika masih belum puas dengan Google Maps, Anda bisa menyewa jasa rental mobil dan driver terpercaya di Altha Rent Semarang.

Untuk informasi selengkapnya, silahkan cek situs resmi Altha Rent dan temukan beragam penawaran menarik lainnya. Sudah banyak pelanggan yang merasa puas setelah menyewa berbagai jenis mobil disini.

Leave a Comment

Your email address will not be published.